STOCK OPNAME

Sebagian rekan rekan pembaca mungkin sudah familiar dengan kegiatan stock opname. Stock opname merupakan kegiatan untuk menghitung jumlah fisik persediaan yang ada di Gudang sebelum di jual ke pelanggan. Hal ini dilakukan sebagai bentuk pengendalian internal suatu entitas, jumlah fisik ini nantinya akan dibandingkan dengan jumlah catatan yang sudah dibuat.

Biasanya kegiatan stock opname ini dilakukan pada saat tutup buku atau menjelang tutup buku, tetapi ada juga yang melakukannya setiap akhir bulan. Nah untuk kebijakan untuk melakukan stock opname ini juga diatur oleh masing masing entitas.

Manfaatnya apa?

Manfaatnya sangat beragam antara lain untuk meminimalisir penyelewengan persediaan yang dilakukan oleh oknum tertentu, untuk melihat perputaran persediaan entitas, dan melihat langsung kondisi dari persediaan yang ada.

Banyak sekali entitas yang belum sadar akan pentingnya stock opname karena dinilai merepotkan, menyita waktu serta mengurangi omset harian. Berawal dari belum sadar ini lah terkadang yang banyak membuat beberapa entitas merugi karena barang yang dijual sudah tidak sesuai dengan spesikfikasi awal, terdapat banyak persediaan yang sudah kadaluarsa sampai dengan rusak.

Bagaimana melakukannya?

Tahap pertama yaitu persiapan stock opname. Pada tahap ini yang perlu dipersiapkan adalah berkoordinasi dengan tim yang ada di Gudang untuk memberitahukan apabila akan dilakukan kegiatan stock opname serta melakukan pembagian tugas setiap anggota tim, kemudian tim Gudang harus melengkapi catatan atau inputan yang belum terselesaikan sampai dengan h-1 dilakukannya stock opname, dan tim Gudang harus menghentikan mutase persediaan yang ada di Gudang selama perhitungan stock berlangsung.

Tahap kedua yaitu Stock opname. Pada tahap ini catatan atau hasil inputan oleh tim Gudang sudah diberikan kepada semua tim yang bertugas untuk dilakukan pengecekan secara langsung. Dan pada saat perhitungan fisik berlangsung, persediaan yang sudah di hitung diberikan label (sebagai tanda apabila sudah di hitung) agar tidak terjadi double hitung. Setelah proses hitung persediaan selesai dilakukan hasilnya di catat kembali ke excel dengan menampilkan jumlah persediaan versi stock opname dan versi catatan tim Gudang, hal ini memudahkan untuk mengetahui apabila ada selisih perhitungan apakah itu ada kekurangan dan kelebihan jumlah persediaan. Untuk persediaan yang terdapat selisih perhitungan ini sebaiknya di hitung kembali untuk memastikan jumlahnya sudah sesuai atau belum sesuai. Ketika proses stock opname sudah selesai dilakukan hasilnya diserahkan ke bagian accounting dan apabila terdapat selisih jumlah yang di hitung dikarenakan persediaan tersebut rusak ataupun hilang maka akan dilakukan penyesuaian persediaan oleh accounting.

Dibawah ini juga terlampir saat kami mendampingi salah satu klien untuk melakukan perhitungan kas, bahan baku, bahan pembantu, serta persediaan yang siap dijual.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.