Pentingnya SOP pada Entitas

Apa itu SOP?

Mengapa harus ada SOP?

SOP merupakan kepanjangan dari Standard Operating Procedure yang biasa digunakan oleh suatu entitas untuk mengatur kelancaran dari sebuah kegiatan. Istilah ini juga tidak asing bagi karyawan ataupun wirausahawan karena sudah melekat dengan baik di indera pendengaran.

Sebagai contoh: seorang akuntan di perusahaan ingin membukukan penjualan sebesar Rp 5.000.000 ke dalam sistem akuntansi yang dipakai.

Sebelum melakukan pembukuan, akuntan harus memperoleh bukti-bukti yang cukup seperti ada copy invoice penjualan, ada mutasi uang masuk ke rekening perusahaan, adanya bukti barang keluar dari Gudang dan lainnya. Nah kegiatan mengumpulkan bukti-bukti ini adalah tanda berjalannya SOP yang telah dibuat oleh perusahaan.

SOP ini juga merupakan bentuk mitigasi dari hal-hal yang tidak di inginkan oleh manajemen, seperti kecurangan dan pencurian yang biasa terjadi pada entitas.

Biasanya kecurangan ini bisa terjadi karena ada satu lini pada SOP dan control yang tidak berjalan dengan baik.

Karena apabila kita mengingat tentang fraud triangle yang menggambarkan 3 faktor penyebab terjadinya kecurangan yaitu adanya tekanan, adanya peluang dan adanya pembenaran. Biasanya bolongnya SOP menyebabkan adanya peluang untuk terjadinya fraud.

Contoh dari objek kecurangan dari fraud triangle pada entitas :

  1. Pencurian data terkait keuangan entitas.
  2. Penyalahgunaan biaya tagihan entitas.
  3. Penggajian karyawan.
  4. Pencurian laporan keuangan entitas.
  5. Penyalahgunaan aset milik entitas

Tips untuk membuat SOP:

  • Tentukan orang yang tepat untuk menulis
  • Lakukan survey kecil untuk mengamati proses yang ada
  • Harus ada “Why” dalam setiap alur

 

 

Penulis :

Rakhmaniar

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.